Kadang-kadang, kita merasa sangat ‘fed up’ kerana doa kita tidak makbul. Apakah penyebab doa tidak makbul? Adakah ada syarat-syarat tertentu untuk doa dimakbulkan oleh Allah.
Saya ingin berkongsi jawapan kenapa doa tidak makbul daripada seorang Wali Allah, Ibrahim Bin Adham.
Diceritakan, Ibrahim bin Adham salah seorang Wali Allah, pernah ditanya oleh muridnya:
“Kenapa kami berdoa kepada Allah namun doa kami tidak dimakbulkan?”
Sedangkan Allah Berfirman :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Dan Tuhan kamu berfirman: “Berdoalah kamu kepada-Ku nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takbur daripada beribadat dan berdoa kepada-Ku, akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina”.
Ghofir 40:60
Ibrahim Bin Adham Menjawab : “Kerana hati anda telah mati”.
Muridnya bertanya lagi,
“Apakah yang menyebabkan hati kami mati?”
Ibrahim bin Adham menjawab : “Sesungguhnya ianya adalah disebabkan oleh 8 perkara”.
- Kamu mengenali Allah, namun kamu tidak mahu menunaikan hakNya.
- Kamu membaca Al-Quran, namun kamu tidak beramal pun dengannya.
- Kamu mengaku cinta kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam, kemudian kamu tidak beramal dengan Sunnahnya.
- Kamu mengaku takut akan kematian dan azab kubur, namun kamu tidak mahu persiapkan diri menghadapinya.
- Allah berfirman, “Sesungguhnya syaitan adalah musuh bagi kamu, oleh itu jadikanlah ia sebagai musuh pada dirimu” Tetapi kamu telah bersama dengan syaitan itu dalam melakukan perbuatan maksiat.
- Kamu mengaku takut akan api neraka, akan tetapi kamu mendorong badan kamu kepada kekufuran untuk dicampakkan ke dalam api neraka.
- Kamu mengaku cintakan penghuni Syurga, namun kamu tidak pernah bersahabat dengan mereka semasa hidup di dunia, malah kamu membenci mereka.
- Apabila bangun tidur, kamu lupa akan aib yang telah kamu lakukan pada dirimu sendiri, namun sibuk dengan aib orang lain. Sehingga Allah menjadi murka ke atas kamu.
“Jadi, bagaimanakah doa kamu hendak diperkenankan?” soal Ibrahim kepada anak-anak muridnya.
Semoga cerita ini boleh menjadi pedoman kepada kita apabila merasakan doa tidak dimakbulkan oleh Allah.
Marilah, sama-sama berdoa.
Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman denganMU, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari siksaan neraka.
Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, nescaya kami termasuk dikalangan orang-orang yang rugi.
Wahai Tuhan kami, Sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan berilah kami rahmat, Sesungguhnya, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik. Dalam kebaikan, kelembutan dan keafiatan.
Aamiinn Ya Rabbal Alamin.
Petikan dari kitab Ihya Ulmuddin Imam al-Ghazali
#AlMukhlisin
Discussion about this post